SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEARSIPAN DPRD
 
  Produk Dewan
  Produk Perundangan
  Dokumen
  Fraksi-Fraksi
  Kelengkapan
  Info DPRD
Visi Misi
Hak dan Kewajiban
Kedudukan, Fungsi, Tugas dan Wewenang DPRD Prov. Sulsel
Struktur DPRD Prov. Sulsel
Fraksi
 
  Agenda Sidang
Senin, 23-11-2009
(13.00 Wita)
Rapat Kerja Badan Anggaran membahas Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara APBD TA 2010
Senin, 23-11-2009
(13.00 Wita)
Rapat Badan Musyawarah : Konsultasi
1. Surat Perusahaan Daerah Prov. Sulsel Nomor 372/DIR/XI/2009 tanggal 12 November 2009 perihal Permohonan Persetujuan tertulis Pembentukan Badan Usaha Perseorangan Terbatas/PT
2. Pembentukan Panitia Pemilihan Badan Kehormatan DPRD Prov. Sulsel

 
  Agenda Kegiatan
Jumat, 20-11-2009
Kunjungan Kerja BANMUS Prov. Kepulauan Riau
Jumat, 17-07-2009
Kunjungan Kerja Kelompok Kerja III Lintas Komisi DPRD Prov. Sumatera Utara

 
  Aspirasi
  Galeri
  Kalender
 
 
 
 
 
BERITA
 
Cagub dan Cawagub Sulsel Sampaikan Visi Misinya dalam Rapat Paripurna Istimewa
Posted : [19/10/2007,05:41:57]

Rapat Paripurna Istimewa dengan agenda Pemaparan Visi Misi tiga calon Gubernur dan Wakil Gubernur Prov. Sulsel periode 2008-2013 hari ini digelar di Ruang Paripurna (Lantai III) DPRD Prov. Sulsel yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Prov. Sulsel, H. Surya Darma, LC didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Prov. Sulsel, Drs.H. Ashabul Kahfi, M.Ag dan Drs. H. Zainal Abidin, M.Si.

Selain dihadiri oleh anggota Dewan dan ketiga Calon Wakil Gubernur dan Wakil Gubernur, Rapat Paripurna tersebut, juga dihadiri oleh Walikota dan Bupati Kab/Kota se-Sulsel, Sekretaris DPRD Prov. Sulsel, Drs. Abd. Kadir, Sekretaris Daerah Prov. Sulsel, H.A. Muallim, Ketua KPU Sulsel, Mappinawang, SH, Ketua Pengadilan Tinggi Sulsel dan Sulbar, Anggota Panwas Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah untuk Kab/Kota, para Kepala Dinas, Kepala Biro, Kepala Badan dan Kepala Unit Kerja Prov. Sulsel serta para unsure TNI/Polri dan Tim Sukses ketiga calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel.

Untuk Nomor Urut 1 adalah Pasangan H.M. Amin Syam dengan Prof. Dr. H. Mansyur Ramly. Nomor Urut 2 adalah Pasangan Ir.H.A. Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar, M.Si dengan Ir. H. Mubyl Handaling. Sedangkan Nomor Urut 3 adalah Pasangan H. Syahrul Yasin Limpo, SH.M.Si.MH dengan Ir. H. Agus Arifin Nu’mang, MS.

Pemaran Visi Misi Cagub dan Cawagub tersebut berdasarkan nomor urut, yaitu :

1. H.M. Amin Syam dengan Prof. Dr. H. Mansyur Ramly

Visinya “ SULAWESI SELATAN YANG UNGGUL, LEBIH MAJU, DAN BERKEADILAN”. Dalam penjelasannya, H.M. Amin Syam mengatakan yang dimaksud Unggul adalah Sulsel mampu mengangkat dan menonjolkan keuanggulan dari hasil pembangunan selama ini sehingga lebih baik dari daerah lainnya. Menjadi ciri khas dan keunggulan daerah dalam menjalin interkoneksi dengan daerah atau wilayh lainnya, mengembangkan SDA dan SDM sebagai potensi local yang dimiliki untuk menghasilkan nilai tambah karena tidak dimiliki oleh daerah lain atau karena kemampuannya mengelola sumber daya yang ada sehingga diakui lebih dari daerah lainnya. Sedangkan yang dimaksud dengan lebih maju adalah keberhasilan pembangunan SDM dan SDA lebih baik dari sebelumnya dengan indicator utama pada pertumbuhan ekonomi, IPM pendapatan perkapita, angka harapan hidup dan berbagai indicator social, ekonomi dan politik, diharapkan dapat menyamai atau lebih baik dari laju pertumbuhan nasional. Dan yang dimaksud dengan Berkeadilan yakni berorientasi pada pemerataan, bersifat adil dan memfasilitasi terwujudnya rasa keadilan bagi masyarakat sebagai dampak dari pelayanan public pemerintah daerah yang makin baik. Dengan demikian masyarakat memiliki kesempatan yang sama dan nyata untuk tumbuh sesuai kemampuannya. Berkeadilan dalam artian tumbuh berkembangnya kehidupan politik yang demokratis dalam tatanan masyarakat madani. Dengan pengertian tersebut, pemahaman akan kata unggul bias diartikan sebagai suatu input menuju kemajuan. Karena itu, Maju dalam penempatan visi misi ini juga dapat dimaknai sebagai proses untuk mewujudkan suatu rasa keadilan masyarakat. Sedangkan kata Berkeadilan adalah out put dari suatu proses perencanaan strategis yang berbasis masyarakat dan semua program dan kegiatan dilaksanakan dengan tekad yang kuat sehingga setiap karya nyatanya dapat diukur dan dinilai oleh masyarakat.

Misi dari pasangan H.M. Amin Syam dan Mansyur Ramly yaitu terdiri dari enam point yaitu :
a. Mengupayakan pengembangan kecerdasan dan peningkatan profesionalime SDM.
b. Mengupayakan peningkatan daya saing ekonomi, partisipasi social dan politik serta membina keunggulan budaya.
c. Berupaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan, berkesinambungan dan berwawasan lingkungan.
d. Mengoptimalkan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya pembangunan yang berbasis masyarakat.
e. Mewujudkan tata kepemerintahan yang baik dan bertanggung jawab.
f. Mengupayakan Pengembangan ICT (Information Communication Technology) untuk tetap eksis dalam era globalisasi.

H.M. Amin Syam dan Mansyur Ramly memiliki beberapa prioritas dan pokok-pokok program, antara lain Prioritas Program yang akan dilaksanakan pada periode 2008-2013 yaitu :
- Peningkatan kualitas manusia
- Optimalisasi potensi sumber daya alam yang berorientasi pada keseimbangan ekosistem dan pelestarian lingkungan hidup.
- Penguatan kelembagaan pemerintahan dan masyarakat.
- Penguatan infrastruktur untuk melancarkan arus mobilisasi ekonomi dan social.
- Peningkatan ketahanan ekonomi wilayah.
- Peningkatan kualitas pelayanan public.
- Penegembangan Information Communication Technology, ICT Center.

Sedangkan pokok-pokok program dari pasangan ini terdiri dari beberapa program, yaitu program peningkatan kualitas manusia yang meliputi kegiatan Pembangunan pendidikan yang berkeadilan, Pemerataan kesempatan dan perbaikan akses pendidikan, efisiensi pendidikan, peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan kesehatan, perbaikan gizi masyarakat, pembinaan kehidupan keagamaan, pembinaan budaya local, pembangunan bidang ketenagakerjaan, pemuda dan olahraga serta pemberdyaan perempuan dan perlindungan anak. Program lainnya yaitu Optimalisasi potensi sumber daya alam berorientasi keseimbangan ekosistem dan lingkungan hidup, Penguatan kelembagaan pemerintahan dan masyarakat, penguatan infrastruktur yang melancarkan arus mobilisasi ekonomi dan social, ketahanan ekonomi wilayah, peningkatan kualitas pelayanan public dan pengembangan Information Communication Technology, ICT Center.

2. Ir. H.A. Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar, M.Si dengan Ir. H. Mubyl Handaling

Visinya “MEWUJUDKAN MASYARAKAT SULAWESI SELATAN YANG RELIGIUS, BERBUDAYA, BERDAYA SAING, ADIL DAN SEJAHTERA”. H.A. Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar menjelaskan bahwa yang dimaksud Religius yaitu kondisi masyarakat Sulsel yang agamis, saling menghormati dan toleran berdasarkan pada ajaran agama yang dianut oleh para pemeluknya. Berbudaya yaitu kondisi masyarakat Sulsel yang mampu mentransformasi nilai budaya siri’ na pace serta berkepribadian / jati diri yang dinamis, berdaya tahan, dan mampu mewarnai proses desentralisasi dalam membangun keindonesiaan. Sedangkan yang dimaksud Berdaya Saing yakni kondisi masyrakat yang sehat, cerdas, kreatif, inovatif dengan kemampuan untuk menjadi unggul disegala bidang dan yang dimaksud dengan Adil dan Sejahtera yakni kondisi masyarakt Sulsel yang bebas dari segala macam gangguan social, ekonomi dan dapat menjalani kehidupan yang bermartabat, makmur, aman dan nyaman.

Misi dari pasangan . H.A. Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar, M.Si dengan H. Mubyl Handaling, antara lain :
a. Menciptakan suasana kondusif untuk mewujudkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.
b. Melaksanakan Pemerintahan yang Bersih (Clean Government) dengan tata kelola yang amanah (Good Government) yang berbasis pada prestasi kerja dan bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme.
c. Mewujudkan kondisi sejahtera melalui pemihakan pada ekonomi kerakyatan serta menciptakan keamanan dan kedamaian.
d. Menjalankan prinsip-prinsip demokrasi, supremasi dan kepastian hokum serta hak azasi manusia.

Dalam pemaran visi misnya, Azis Qahhar Mudzakkar mengatakan tujuan visi misinya untuk membangun Sulsel menjadi provinsi yang maju di Indonesia, khususnya di Kawasan Timur melalui pelibatan masyarakat secara langsung bersama pelaku bisnis dan pemerintah dalam perencanaan dan pembangunan daerah serta pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya berkelanjutan menuju masyarakat religius, berbudaya, berdaya saing, adil dan sejahtera. Pembangunan Sulsel

Program-program yang akan dikembangkan agar visi misi tersebut dapat tercapai yaitu terdiri dari beberapa program, antara lain program penanggulangan pengangguran dan kemiskinan. Pprogram ini terdiri dari beberapa kegiatan seperti penyusunan dokumen Strategi Rencana Tindak Pengentasan Kemiskinan (SRTPK), pembuatan renstra Penanggulan Pengangguran dan Kemiskinan Daerah, restrukturisasi dan optimalisasi Komite Penanggulangan Kemiskinan Daerah (KPKD), percepatan pengentasan kemiskinan, pembuatan Sistem Informasi Kemiskinan (SIK), pembuatan Sistem Informasi Ketenagakerjaan, pembuatan renstra penanggulangan pengangguran daerah, pemberdayaan sector informal, pengentasan kemiskinan material, yang antara lain tampak pada kelaparan dan gizi buruk dengan Program Provinsi bebas kelaparan dan gisi buruk dan rendahnya mutu SDM yang tampak pada rendahnya tingkat pendidikan dan kesehatan dengan program penyusunan SPM pendidikan dan kesehatan. Program lainnya untuk mencapai visi misi tersebut yaitu peningkatan kualitas SDM, pengembangan pelayanan public di bidang teknologi informasi, pengembangan riset dan teknologi (Ristek), lingkungan hidup, pengembangan perikanan kelautan, pengembangan pendidikan dan kesejahteraan guru, kesehatan, infrastruktur, perdagangan dan kerjasama antar daerah, UMKM dan koperasi, agro industri, investasi, pemberdayaan perempuan dan anak, penata ruang, program bidang hokum dan birokrasi serta bidang keagamaan.

3. H. Syahrul Yasin Limpo, SH. M.Si. MH dengan Ir. H. Agus Arifin Nu’mang, MS

Visinya yaitu mewujudkan “ SULAWESI SELATAN SEBAGAI PROVINSI SEPULUH TERBAIK DALAM PELAYANAN HAK DASAR DAN PEMERINTAHAN YANG PROFESIONAL”. H. Syahrul Yasin Limpo menjelaskan bahwa yang dimaksud Provinsi Sepuluh Terbaik adalah posisi relative yang dicapai oleh Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2013 secara nasional dalam indicator pemenuhan hak dasar masyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan yang professional. Sedangkan yang dimaksud Pelayanan Hak Dasar Masyarakat adalah upaya pemenuhan hak dasar bagi laki-laki dan perempuan yang meliputi (1). Pangan yang tersedia, terjangkau dan aman, (2). Layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas, (3). Layanan pendidikan yang terjangkau dan berkualitas, (4).Kesempatan kerja dan dan lapangan usaha, (5). Layanan perumahan dan sanitasi, (6). Akses air bersih, (7). Kepastian pemilikan dan penguasaan tanah, (8). Sumber daya alam dan lingkungan hidup, (9). Rasa aman dan (10). Partisipasi dalam kehidupan social-politik.

Misi dari Pasangan H. Syahrul Yasin Limpo, dengan H. Agus Arifin Nu’mang, antara lain :
1. Meningkatkan kualitas pelayanan dalam pemenuhan hak dasar masyarakat.
2. Mengakselerasi laju mesin-mesin pertumbuhan dalam proses produksi berbasis kerakyatan.
3. Meningkatkan daya saing wilayah secara berkelanjutan.
4. Menciptakan iklim yang kondusif bagi kehidupan yang inovatif.
5. Menguatkan kelembagaan dalam perwujudan tata kelola yang baik.

Kebijakan dan program pokok dari pasangan ini yaitu perbaikan system pelayanan dasar dimana terdiri dari beberapa program dan kegiatan strategis, antara lain:
a. Peningkatan akses pelayanan pendidikan terdiri dari :
- Pendidikan dasar dan menengah gratis.
- Penambahan SMU pada wilayah perkotaan.
- Gerakan pendidikan untuk kecerdasan.
b. Peningkatan manajemen layanan pendidikan, terdiri dari :
- Pemberian intensif bagi guru dan murid berprestasi.
- Fasilitasi teknologi informasi pada pendidikan dasar dan menengah.
c. Peningkatan mutu pendidikan yaitu fasilitasi sinergi multipihak dalam pemantauan dan penjaminan mutu pendidikan.
d. Peningkatan akses layanan kesehatan, meliputi :
- Pelayanan kesehatan gratis kepada golongan masyarakat tertentu.
- Pelayanan kesehatan khusus secara berkala kepada masyarakat terpencil / terisolasi.
- Pemantapan mekanisme tanggap penyakit flu burung, HIV AIDS dan demam berdarah.
e. Peningkatan manajemen dan mutu pelayanan kesehatan, meliputi :
- Fasilitasi untuk akselerasi implementasi standar pelayanan kesehatan.
- Pemanfaatan kebijakan dan regulasi bidang kesehatan.
f. Pemantauan dan penanganan kurang pangan dan gizi, terdiri dari :
- Revitalisasi posyandu
- Gerakan diversifikasi pangan dan gizi.

Kebijakan dan program lainnya dari pasangan ini yaitu pengembangan sector unggulan, peningkatan akses masyarakat pada sumber-sumber ekonomi kecenderungan permasalahan, peningkatan kondisi keamanan, keadilan dan kepatuhan hokum, peningkatan integrasi dan kompetensi wilayah, penguatan kelembagaan pemerintah dan penguatan kelembagaan masyarakat.

Seusai penyampaian visi misi, ketiga Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel periode 2008-2013 menandatangani Prasasti yang berisi “Siap Menang, Siap Kalah, Siap Damai” yang disaksikan oleh Pimpinan DPRD Prov. Sulsel dan seluruh undangan yang hadir dalam acara tersebut.

Sumber : Humas DPRD Sulsel
 
 
 
 
 

Google Search :

Artikel 
SIPAKATAU
Penulis : H. AJEIP PADINDANG, SE,MM
DEMI KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Penulis : Dan Pongtasik, SH (Anggota DPRD Sul-Sel)
 
 artikel lainnya ...
 
 


Polling 
Mampukah Pemrov. Sul-Sel Wujudkan Pendidikan Gratis dan Kesehatan Gratis ?
Sangat Mampu
Mampu
Kurang Mampu
Tidak Mampu
 
 
 

Hits today: 17
Total hits: 6458
Unique hits: 6398
Page views: 16835
You have visited: 1 times

 
 
   
 

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH
PROVINSI SULAWESI SELATAN

Jl. Jendral Urip Sumoharjo No. 59 Telp.(0411)453646 - 453463 Fax. 453562
Kode Pos. 90232 Makassar