•   Depan
  •   Fraksi-fraksi
  •   Alat Kelengkapan DPRD
    • Pimpinan DPRD
    • Komisi-komisi
    • Badan Kehormatan
    • Badan Anggaran
    • Badan Musyawarah
    • Badan Legislasi
  •   Produk Hukum
    • Undang-undang
    • Peraturan Pemerintah
    • Peraturan Daerah
  •   Blog
  •   Galeri
    • Galeri Foto
    • Galeri Foto - Flickr
    • Galeri Video - Youtube
  •   Lokasi
  •   Direktori
    • DPRD Provinsi Sulsel
    • Pemerintah Provinsi Sulsel
  •   Serba-serbi
    • Mengunduh
    • Jadual Penerbangan
  •   Login
Depan | Blog | Blog Ajiep Padindang

Persediaan Obat, Tantangan Pelaksanaan Kesehatan Gratis Di Sulsel

Kam, 13/01/2011 - 20:23

Reses Anggota DPRD Sulsel H.Ajiep Padindang, Ketua FPG-DPRD Sulsel yang dilaksanakan tanggal 7-12, Januari, 2011, di Kabupaten Wajo dan Bone, menyerap aspirasi masyarakat, salah satunya yang menonjol adalah pelaksanaan program Kesehatan Gratis. " Masyarakat sudah tahu program kesehatan gratis yang disharing dananya antara Pemerintah Provinsi dengan Kabupaten/Kota, tetapi belum dipahami secara rinci jenis-jenis yang digratiskan," ujar Ajiep, sepulang dari Bone, 12 Januari, 2011.

Persoalan obat, hal yang mengemuka dalam dialog dengan sejumlah Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Pemuka Agama, Pemuda dan Mahasiswa, di Wisma Biru, Watampone, 11 Januari, 2011. Secara umum dikeluhkan tentang, kurangnya persediaan obat di Puskemas dan RSUD. " Semua obat dibeli sendiri pasien, mana biaya kesehatan gratisnya," ujar seorang Kepala Desa. Sejumlah pembicara senada mempersoalkan penyediaan obat-obatan yang dapat diperoleh secara langsung di RSUD.

Jika di Puskemas, masih sering diberikan obat pada pasien walau jenis obatnya itu-itu saja dan kalau tidak puas, harus beli sendiri di apotik. Apalagi di RSUD, jelas menggunakan resep dokter. " Saya harap soal obat menjadi perhatian pemerintah daerah," kata mereka.

Memang harus diakui bahwa, penggunaan obat bagi pasien, menyerap biaya cukup besar terutama jika rawat inap. Dokter di RS begitu mudah mengeluarkan resep, kemudian keluarga pasien disuruh membeli di Apotik. Menanggapi hal ini, Ajiep Padindang, Anggota Komisi C, DPRD Sulsel, baik pada pertemuan di Belawa, Wajo maupun di Watampone, menilai suatu masukan berharga dan akan menjadi masukan. " Saya pikir, Pemda Provinsi Sulsel, perlu memperbanyak OBAT CADANGAN agar apabila muncul keluhan masyarakat kurangnya obat yang tersedia di RSUD, Pemda dapat memberikan bantuannya ke daerah-daerah. Sebab Dinas Kesehatan Provinsi, pasti sudah punya 'peta pola penyakit' masyarakat maka untuk mengadakan obat cadangan, tidaklah sulit.

Persoalan OBAT yang menjadi keluhan umum masyarakat di Wilayah BOSOWA itu, merupakan tantangan pelaksanaan Program Pelayanan KEsehatan Gratis yang saat ini sedang dibahas DPRD Sulsel tentang kemungkinan adanya PERDA Kerjasama dengan PT.ASKES, sehingga Masyarakat dapat dilayani dengan model asuransi. " Model asuransi, memang paling ideal bagi pelayanan kesehatan masyarakat, tetapi resiko biaya yang harus disiapkan Pemda, sangat besar. Sebab sesungguhnya, Gratis bagi masyarakat, tetapi yang membayar biaya tersebut adalah pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota. Pemahaman tentang ini perlu terus disosialisasikan, karena bagaimanapun uang rakyat sendiri yang digunakan membayar pelayanan kesehatan yang disebut 'Kesehatan Gratis tersebut." **

 

 

 

 

Blog Ajiep Padindang |  Silakan login atau daftar dulu untuk mengirim komentar |  Facebook |  Twitter

Ke Versi Mobile
Copyright © 2011 DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. All Rights Reserved.